Anak Merupakan Potensi Sumber Daya Insani

Anak Merupakan Potensi Sumber Daya Insani - Hak Anak adalah hak asasi manusia, demikian UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia menegaskan anak merupakan potensi sumber daya insani. Anak adalah amanah sekaligus karunia Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa harus kita jaga karena dalam dirinya melekat harkat, martabat, dan hak-hak sebagai manusia yang harus dijunjung tinggi.

Anak merupakan potensi sumber daya insani dan Hak Asasi Anak merupakan bagian dari hak asasi manusia yang termuat dalam UUD 1945, termuat dalam UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dan Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Convention On The Rights Of The Child (Konvensi Tentang Hak-Hak Anak).

Anak merupakan potensi sumber daya insani bagi pembangunan nasional, karena itu pembinaan dan pengembangannya dimulai sedini mungkin agar dapat berpartisipasi secara optimal bagi pembangunan bangsa dan negara.


Siluet Dua Tahun Itu Hadir

Siluet Dua Tahun Itu Hadir - Cindy tersenyum getir dan samar. Perlahan siluet dua tahun itu hadir dalam lamunannya.

Gerimis yang turun menyapa, semakin menambah asyiknya suasana pagi hari dipantai. Sejak subuh dingin pantai ini meriah dengan gelak tawa para pelancong dari kota. Yang datang dengan sengaja untuk refresing siluet dua tahun itu hadir, istirahat sejenak dari hiruk pikuknya suasana kota. Ada yang datang bersama keluarga, ada pula yang datang dengan kekasihnya.

Dan Cindy tengah membagi kasihnya pula dipantai ini, siluet dua tahun itu hadir bersama Angga. Sudah menjadi kebiasaan mereka menikmati pemandangan dilaut lepas dari pantai ini sejak hubungan mereka setahun yang lalu.

Angga menatap mesra dan dalam. Cindy agak jengah juga dipandang seperti itu. Dialihkannya rasa jengahnya itu dengan membalikkan badannya, membelakangi Angga. Dilepaskannya tatapan matanya yang isiluet dua tahun itu hadirndah kelaut lepas.

Angga tersenyum kecil, tahu kalau Cindy masih seperti dulu siluet dua tahun itu hadir. Malu-malu. Angga melangkah menghampiri Cindy. Diraihnya jemari tangan gadis itu, direngkuhnya sepenuh sayang. Cindy menoleh sesaat. Agak heran melihat wajah Angga yang terlihat sedikit pucat dan sperti menyimpan sesuatu.


Rembulan Masih Mengintip Malu

Rembulan Masih Mengintip Malu - “Kalau begitu, mari kita keluar sejenak, jangan takut, Cuma untuk menghirup udara segar!” Dewangga berkata Untuk menenangkan rembulan masih mengintip malu Clara. Ternyata pertemuan itu berlanjut di sekolah. Ternyata Dewangga anak kelas II A-2 di SMAN-1. Berarti mereka satu sekolah, satu almamater.

Obat Alternatif Penyembuh Puteri Clara

Obat Alternatif Penyembuh Puteri Clara - “Anaknda menghaturkan sembah, Ayahnda dan Ibunda!” Puteri Clara bersimpuh takjim, menghaturkan salam hormatnya. “Duduklah, Puteri. Kami sayang padamu. Maharaja Sangiang menatap anak semata wayang, yang menjadi permata kehidupan mereka.

Ngedummy Nyari Informasi Lengkap Terbaru

Hari ini Ngedummy kebetulan lagi gak ada waktu jadi ngedummy nyari informasi lengkap terbaru di internet siapa tau dapet nemu sumber informasi kalimantan yang komplit dan banyak menyajikan berita maupun info penting seputar kalimantan, mulai dari kalsel, kalteng, kaltim dan kalbar.